Menghukum Tanpa Bukti

Baru-baru ini negara dihadirkan satu berita yang menyayat hati apabila Pusat Tahfiz Darul Quran Ittifaqiyah terbakar yang menyebabkan seramai 23 orang terkorban dalam nahas yang menyayat hati ini.

Selepas peristiwa ini berlaku, rasanya ramai yang membuat andaian tanpa usul periksa terlebih dahulu di media sosial seolah-olah mereka lebih tahu akan cerita yang sebenarnya tanpa usul periksa.

Tak takut ke korang bercerita mengenai sesuatu yang korang tak tahu??? Sebabnya Allah ada berfirman mengenai orang yang menyampaikan sesuatu tanpa usul periksa ini yang maksudnya:-

“Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti, agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu”. [Al Hujurat : 6].

Dalam ayat ini, Allah melarang hamba-hambanya yang beriman percaya kepada khabar angin. Allah menyuruh kaum mukminin untuk memastikan kebenaran berita yang sampai kepada mereka terlebih dahulu. Tidak semua berita itu benar, dan juga tidak semua berita yang disampaikan ada faktanya atau buktinya.

Allah berfirman, maksudnya:-

“Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti”

Maksudnya, janganlah kamu menerima (begitu saja) berita dari orang fasik, sebelum kamu periksa, teliti dan mendapatkan bukti kebenaran nya.

(Dalam ayat ini) Allah memberitahu, bahwa orang-orang fasik itu pada dasarnya (jika berbicara) dia dusta, akan tetapi kadang kala ia juga benar. Karena, berita yang disampaikan tidak boleh diterima dan juga tidak ditolak begitu saja, kecuali setelah diteliti. Jika benar sesuai dengan bukti, maka diterima dan jika tidak, maka ditolak.

Kemudian Allah menyebutkan illat (sebab) perintah untuk meneliti dan larangan untuk mempercayai berita-berita tersebut. Allah berfirman.

“Agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya”.

Kemudian nampak bagi kamu kesalahanmu dan kebersihan mereka.

“Yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu” [Al Hujurat : 6]

Terutama jika berita tersebut boleh menyebabkan punggungmu kena rotan. Maksudnya isu yang kamu bicarakan boleh mengkibatkan kamu kena hukum had, seperti qadzaf (menuduh) dan yang sejenisnya.

Semoga kita bukanlah berada dalam golongan yang suka menyebarkan sesuatu berita tanpa mengetahui kesahihannya. Periksa dahulu sebelum sebarkan kerana buat apa kita mengejar like di dunia tetapi di akhirat kita terpaksa mengejar orang untuk memohon kemaafan daripada mereka.

327 total views, 25 views today

anazarin

Seorang yang humble..masih newbie dalam arena blog...

4 thoughts on “Menghukum Tanpa Bukti

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge

This blog is kept spam free by WP-SpamFree.